Inilah saat di
mana kata-kata pun tak sanggup menjelaskan perasaan manusia, di mana kata-kata
berhenti dari fungsinya, di mana kata-kata menghentikan estetika kehidupan.
Di saat
manusia mulai menanyakan tentang jati dirinya, di saat manusia mulai menanyakan
siapa dia sebenarnya, untuk apa dia hidup, untuk apa dia di ciptakan, untuk apa
dia lahir. Di saat manusia mulai rapuh, buta, tuli, lumpuh. Tidak tahu harus berpegang pada apa
dan siapa, tidak tahu
harus kekiri atau kekanan, utara atau selatan.
Manusia mulai
kehilangan arah, setiap langkah yang dia ambil hanya akan mengembalikannya pada
titik yang sama. Dia mulai mencari kata-kata, mencari sesuatu yang dapat dia
genggam, bukan hanya sekedar bisikan angin ataupun sapaan hangat sang mentari.
Kata-kata
harus segera bertindak, tak peduli seribu satu cara di tempuh, mereka harus
bisa saling menemukan. Kata-kata dan manusia harus bertemu. Untuk menciptakan
estetika kehidupan kembali bergerak, untuk menjawab setiap pertanyaan yang
bergema di benak manusia.
Namun, mereka
tidak sadar. Di tengah-tengah mereka ada takdir, yang entah mengapa belum
mengijinkan mereka untuk bertemu. Di saat manusia pergi ke kanan, dengan
semangatnya takdir menuntun kata-kata ke kiri.
Entah berapa
lama mereka bermain-main dengan takdir, seminggu? Sebulan? Setahun? Sewindu?
Sedasa warsa? Tidak ada yang tau. Takdirpun tak tau, mereka masih asyik saja
dengan permainan yang di ciptakan oleh takdir. Kata-kata mengikutinya dengan
ketenangan yang luar biasa, begitu pula si manusia, mengikutinya dengan ke
hampaan yang tak akan bisa ia
teriakan.
Di saat mulai
lelah, di tuntunlah mereka, saling mendekat satu inci, satu kaki, hingga tidak
ada jarak antara mereka berdua. Saat takdir tersenyum melihat kehidupan akan
segera di mulai, estetika kehidupan mulai bergerak, dengan kesenangan yang luar
biasa layaknya seorang ibu yang melihat bayinya menangis untuk pertama kalinya.
Inilah dia, manusia dan kata-kata
melebur menjadi satu. Inilah saat di mana semuanya bergerak. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar